The 9 Essential Elements of any Content Marketing Strategy

Ready Stok Ruko @Panoramic Garden Depok

Ruko Panoramic Garden

Ready Stock Langsung Huni

Jl. Raden Saleh No. 38, Depok. Jawa Barat

Google Map: 6°24’23.9″S 106°50’25.7″E -6.406645, 106.840466

Tampak Depan Ruko Panoramic Garden Depok

Tampak Depan Ruko Panoramic Garden Depok

Keuntungan berinvestasi di Ruko Panoramic Garden:

  • Lokasi strategis dipintu gerbang utama perumahan Panoramic Garden, Depok.
  • 100 meter dari Rumah Sakit Hasanah Graha Afiah
  • 243 meter dari jalan Haji Tole
  • Dekat dengan SMAN 3 Depok
  • Berada dijalur penghubung dengan berbagai pusat usaha dan residence
  • Akses dilalui transportasi umum
  • Desain Site Plan sudah mengikuti rencana pengembangan tata kota & pelebaran jalan jalur utama

Fasilitas lainnya:

  • 24 jam security + CCTVPromo khusus perdana terbatas 2015:
    Gratis biaya IMB
    2. Gratis biaya Notaris AJB
    3. Gratis biaya balik nama SHM
    4. Gratis biaya PPN
    5. Gratis biaya PPH
    6. Gratis biaya PBB 12 bulan kedepan
    7. Gratis AC 1 pk Low Watt Plasma Cluster Ionizer sebanyak 2 unit (Samsung/LG/Sharp)Promo AC terbatas untuk 2 (dua) unit perdana yang terjual.

    Info Detail/Promo hubungi:
    Voice call: 021-92879584 (Arief)
    Whatsapp/Line/KakaoTalk: +62 817 131025
    BBM: 7F8459A4

 

Promo harga perdana Ruko dijalan utama Jl. Raden Saleh, didepan gerbang utama Grand Panoramic Depok.
Stok terbatas hanya 6 (enam) unit.

Jalur utama akan menjadi 4 (empat) lajur kendaraan dimasa mendatang sesuai dengan rencana tata kota 2015.

 

 

Panoramic Garden Depok

Panoramic Garden Depok

1 (Small Size)1. Panoramic Garden Depok [Cover Small Size]6  2 (Small SIze) Ruko Panoramic Garden Depok (small size)4 (Small Size)3 (Small Size)  5 (Small Size)

Tanah SHM di Bedahan Sawangan dijual cepat

Tanah SHM 964m2 dekat dengan akses transportasi angkutan umum, dataran tinggi (bebas banjir).

Dijual cepat (BU) @Rp.850.000,-/m2 (nego)

Info detail hubungi:

Arief

Whatsapp/Line/KakaoTalk: +62 817 131025

Voice Call: +62 21 92879584 (No SMS)

BBM: 7F8459A4

IMGP5475

IMGP5422

IMGP5432

IMGP5434

IMGP5445

IMGP5451

Samsung Tab GT-P1000 dijual cepat

Samsung Tab GT-P1000 pemakai tangan pertama dari baru

Stock ROM original belum pernah di root

Spesifikasi:

Tablet with support for GSM voice communication, SMS, and MMS

General 2G Network GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network HSDPA 900 / 1900 / 2100
SIM Mini-SIM
Announced 2010, September
Status Available. Released 2010, October
Body Dimensions 190.1 x 120.5 x 12 mm (7.48 x 4.74 x 0.47 in)
Weight 380 g (13.40 oz)
Display Type TFT capacitive touchscreen, 16M colors
Size 600 x 1024 pixels, 7.0 inches (~170 ppi pixel density)
Multitouch Yes
Protection Corning Gorilla Glass
– TouchWiz UI
Sound Alert types N/A
Loudspeaker Yes, with stereo speakers
3.5mm jack Yes
Memory Card slot microSD, up to 32 GB
Internal 16/32 GB, 512 MB RAM
Data GPRS Yes
EDGE Yes
Speed HSDPA, 7.2 Mbps; HSUPA, 5.76 Mbps
WLAN Wi-Fi 802.11 b/g/n, Wi-Fi hotspot
Bluetooth v3.0, A2DP
USB v2.0
Camera Primary 3.15 MP, 2048 x 1536 pixels, autofocus, LED flash, check quality
Features Geo-tagging
Video 480p@30fps
Secondary 1.3 MP
Features OS Android OS, v2.2 (Froyo), upgradable to v2.3 (Gingerbread)
Chipset Hummingbird
CPU 1 GHz Cortex-A8
GPU PowerVR SGX540
Sensors Accelerometer, gyro, compass
Messaging SMS(threaded view), MMS, Email, Push Mail, IM
Browser HTML, Adobe Flash
Radio No
GPS Yes, with A-GPS
Java Yes, via Java MIDP emulator
Colors Black and Grey
– TV-out
– MP4/DivX/WMV/H.264/H.263 player
– MP3/WAV/eAAC+/FLAC player
– Organizer
– Photo/video editor
– Thinkfree Office (Word, Excel, PowerPoint, PDF)
– Voice memo/dial/commands
– Predictive text input (Swype)
Battery Non-removable Li-Ion 4000 mAh battery
Stand-by
Talk time Up to 28 h (2G) / Up to 25 h 30 min (3G)
Misc SAR US 1.03 W/kg (head)
SAR EU 1.07 W/kg (head)
Price group IDR. 1.850.000,- (Negotiable)
Tests Camera Photo
Loudspeaker Voice 66dB / Noise 64dB / Ring 68dB
Audio quality Noise -90.7dB / Crosstalk -87.0dB

Isi Dus: (sesuai asli pembelian pertama)

Dus ori, kabel USB Charger, Charger Ori, mini CD Driver (2 pcs), Manual Books, Kartu Garansi Resmi (void over 12 months), Earphone Ori (masih segel sejak beli belum pakai)

IMG_4621IMG_4624IMG_4623IMG_4627IMG_4626IMG_4622IMG_4628IMG_4625

Blackberry Bold 9000 barang simpanan dijual cepat

Blackberry Bold 9000 tgn pertama dari pertama beli baru. Mesin, trackball, keypad dsbnya masih ok.
Kondisi fisik 80% ada lecet2 dikit dikeypad, bezel ORI agak ngelotok maklum kelamaan disimpan. Detail spt gambar ya.

Kelengkapan isi dus:
– Manual Books
– CD Driver
– Kabel Data USB
– Kuitansi Pembelian, Kartu Garansi dsbnya
– Adapter Charger Ori kaki 3 + Converter
– Original Earphone belum pernah pakai
– Bonus Soft Case & Cover capdase dsbnya ada 8 pcs ambil semua deh gratis
– Bonus MicroSD 8Gb
– Bonus stok back up bezel & casing original (pasang sendiri ya)

Hal yg perlu diperbaiki:
– OS 5.x perlu update (lemot loading krn banyak apps)
– Batere perlu diganti baru (boros/bocor)

Info Detail:
Ph. 021-92879584
Whatsapp/WeChat/KakoTalk/Line: +62 817 131025
BBM Pin: 7F8459A4

IMG_4630IMG_4629IMG_4634IMG_4635IMG_4633IMG_4631IMG_4632

 

 

 

Menemukan Ide Bisnis yang Menguntungkan di Indonesia

Oleh Adhika Dwi Pramudita Studentpreneur – Sab, 20 Sep 2014

Banyak Sekali Ide Bisnis yang Bisa Muncul di Indonesia. Bagaimana Cara Menemukannya?
Orang bilang tanah kita tanah surga, tonggak kayu dan batu jadi tanaman. Masih ingat lirik lagu yang dipopulerkan oleh Koes Plus ini? Yup, judulnya Kolam Susu, sebuah frasa yang mewakili begitu banyaknya kesempatan di Indonesia. Bukan tanpa alasan. Pertumbuhan kelas menengah yang pesat dengan perilaku konsumsi yang besar, kita adalah pasar yang menggiurkan bagi setiap bisnis di dunia. Tapi, kenapa di negeri sendiri, seolah kita susah sekali untuk menemukan ide bisnis kecil yang menguntungkan? Jadi, dari mana kita bisa mulai menyelam di kolam susu ini?

Bisnis yang menyelesaikan sebuah masalah.
Setiap bisnis di buni ada untuk menyelesaikan masalah. Ketika orang tidak bisa terus-terusan menyembunyikan uang mereka di bawah bantal, bank muncul untuk meringankan kecemasan mereka. Indonesia memiliki segudang masalah dari berbagai dimensi. Baik dari hal-hal penting yang mempengaruhi hajat hidup orang banyak seperti jalan rusak, listrik yang tidak merata, sulitnya menemukan lapangan kerja, pendidikan yang kurang memadai. Hingga problema yang dihadapi ibu-ibu metropolitan menemukan penyedia perhiasan yang terpercaya. Di antara problema ini, ada kesempatan bagi Anda untuk menghasilkan uang dengan cara menyediakan bisnis yang mampu menyelesaikannya.
presiden sby Cara Menemukan Ide Bisnis yang Menguntungkan di Indonesia studentpreneur entrepreneur startup
Cara Menemukan Ide Bisnis yang Menguntungkan di Indonesia [Studentpreneur]
Change is good.
Meskipun kita mungkin melawan atau menghindari perubahan, akan tetapi perubahan pasti terjadi. Lingkungan, pasar, perilaku konsumen, semua pasti berubah. Apabila Anda mengamati dengan seksama, tren pasar yang berubah-ubah seperti ini justru akan membuka kesempatan-kesempatan baru bagi Anda. Misalnya Anda membuka sebuah situs lowongan kerja. Ketika tingkat pengangguran masih tinggi, Anda menggratiskan layanan Anda untuk menarik pengguna. Ketika tingkat pengangguran sangat rendah, sampai timbul kelangkaan SDM, barulah Anda bisa memanfaatkan basis pengguna Anda untuk menawarkan layanan berbayar pada perusahaan yang tengah mencari karyawan. See? Change is good!

Anda tidak perlu jadi orang terbaik.
Anda mungkin punya satu talenta yang kerap mendapat pujian dari orang-orang di sekeliling Anda. Namun seringkali kita tidak percaya diri untuk mengubahnya menjadi bisnis karena kita merasa belum layak. Terutama karena kita belum jadi yang terbaik di bidang itu. Hal yang menarik adalah: Anda tidak perlu jadi yang terbaik. Anda cukup tahu bagaimana mengerjakannya. Seiring bisnis Anda berjalan, Anda bisa mempekerjakan mereka-mereka yang terbaik di bidang itu.

Jangan mengubah bentuk roda.
Akan tetapi, ubahlah cara menggunakannya. Artinya, Anda tidak perlu jadi inovatif banget sampai harus menciptakan penemuan baru yang mengubah hajat hidup orang banyak (contohnya roda). Sebagai manusia, kita tidak punya banyak waktu di dunia. Maka, menduplikat produk yang sudah sukses adalah cara yang paling populer untuk memulai bisnis. Contohnya di Tiongkok dan India. Cari produk yang bisa Anda jadikan lebih baik, lebih murah, atau lebih gampang digunakan. Hal ini sah-sah saja selama Anda tidak melanggar paten mereka.

Memicu imajinasi Anda dengan kisah sukses entrepreneur lain.
Cerita mengenai kesuksesan orang lain akan membuat kita terinspirasi. Anda cenderung menjadi kompetitif dan berpikir bahwa, “Orang ini saja bisa, jadi aku pasti bisa”. Maka, boleh saja Anda membacanya dari berbagai sumber. Akan tetapi, mempelajari keberhasilan mereka dan menerapkannya pada bisnis Anda, itulah tujuan yang seharusnya.
Jadi Sobat Studentpreneur, mulai sekarang, Anda boleh catat setiap ide bisnis yang Anda temukan. Jadi, ide seperti apa saja yang sudah Anda dapatkan? Jangan lupa untuk mencari partner yang memiliki jiwa “chemistry” yang serupa dengan anda.
Salam sukses.

Sumber: yahoo.com

The 10 Rules You Need to Communicate Effectively

IMG_2267.JPG
Frank Luntz has “engineered some of the most potent political and corporate campaigns of the last decade.” His wordsmithing helped Republican Rudy Giuliani get elected twice in New York — a city where Democrats outnumber Republicans 5-to-1.

Luntz and his polling firm have learned a great deal about language by conducting nearly 1500 surveys and focus groups for a wide range of products and politicians.

The key takeaway from his book is actually part of the title:

It’s not what you say, it’s what people hear.

In Words That Work: It’s Not What You Say, It’s What People Hear Luntz breaks down the ten main lessons he’s learned from years of crafting political messages; lessons we can all learn from:

1) Simplicity: Use Small Words

“Avoid words that might force someone to reach for the dictionary… because most Americans won’t. They’ll just placidly let your real meaning sail over their heads or, even worse, misunderstand you. You can argue all you want about the dumbing down of America, but unless you speak the language of your intended audience, you won’t be heard by the people you want to reach.”

2) Brevity: Use Short Sentences

“Be as brief as possible… The most memorable political language is rarely longer than a sentence. “I Like Ike” was hardly a reason to vote for the man, but the simplicity of the slogan matched the candidate and the campaign.”

3) Credibility Is As Important As Philosophy

“People have to believe it to buy it. As Lincoln once said, you can’t fool all of the people all of the time. If your words lack sincerity, if they contradict accepted facts, circumstances, or perceptions, they will lack impact… The words you use become you — and you become the words you use.”

4) Consistency Matters

“Too many politicians insist on new talking points on a daily basis, and companies are running too many different ad executions. By the time we begin to recognize and remember a particular message, it has already been changed… “The breakfast of champions” tagline for Wheaties was first launched back in 1935 and is still going today. Hallmark’s “When you care enough to send the very best” debuted in 1934, and “Say it with flowers” for FTD dates all the way back to 1917.”

5) Novelty: Offer Something New

“In plain English, words that work often involve a new definition of an old idea… What matters most is that the message brings a sense of discovery, a sort of “Wow, I never thought about it that way.”

6) Sound and Texture Matter

“The sounds and texture of the language should be just as memorable as the words themselves. A string of words that have the same first letter, the same sound, or the same syllabic cadence is more memorable than a random collection of sounds.”

7) Speak Aspirationally

“Messages need to say what people want to hear… The key to successful aspirational language for products or politics is to personalize and humanize the message to trigger an emotional remembrance.”

8) Visualize

“Paint a vivid picture. From M&M’s “Melts in your mouth not in your hand” to Morton Salt’s “When it rains, it pours,” to NBC’s “Must See TV,” the slogans we remember for a lifetime almost always have a strong visual component, something we can see and almost feel.”

9) Ask a Question

“Is it live, or is it Memorex?” “Where do you want to go today?” (Microsoft) “Can you hear me now?” (Verizon Wireless)… “Got Milk?” may be the most memorable print ad campaign of the past decade. The creator realized, whether intentionally or not, that it’s sometimes not what you say but what you ask that really matters.”

10) Provide Context and Explain Relevance

“You have to give people the “why” of a message before you tell them the “therefore” and the “so that.”… if it doesn’t matter to the intended audience, it won’t be heard. With so many messages and so many communication vehicles competing for our attention, the target audience must see individual, personal meaning and value in your words.”

Source: time.com

Kenali Bahasa Tubuh Lawan Bicara

Ucapan bisa saja memperdaya, seolah-olah benar memperhatikan dan menyimak, padahal pikiran melayang pada hal-hal lain.

Supaya Anda tidak “tertipu” dengan ketulusan seseorang, coba kenali bahasa tubuh saat seseorang bicara dengan Anda.

Vanessa Van Edwards, seorang ahli bahasa tubuh dan pendeteksi kebohongan, mengatakan bahwa orang yang memberikan perhatian penuh pada lawan bicara, tidak hanya akan mengatakan bahwa dia memperhatikan sementara jarinya asyik memainkan ponsel atau pandangan matanya tertuju ke tempat lain.

Jika benar tulus, mereka pasti akan melakukan beberapa hal berikut ini:

1. Mereka menyingkirkan ponselnya untuk sementara

Mungkin Anda berpikir, saat mendengarkan lawan bicara hanya diperlukan mata dan telinga. Ini salah besar. Sebab, tanpa Anda benar-benar memperhatikan dan fokus, maka sia-sia saja. Maka dari itu, saat sedang berdiskusi atau mendengarkan teman bicara, pastikan untuk menyingkirkan segala peranti dan benda lain yang bisa memecah konsentrasi.

2. Tidak memutus kontak mata

Orang yang benar-benar tulus memperhatikan Anda, akan melakukan kontak mata yang kuat dengan Anda.

3. Posisi kaki mencerminkan sikap Anda

Bahasa tubuh menyimak atau tidak, terlihat dari cara menyilangkan kaki. Jika Anda menyilangkan kaki, dengan kaki atas menunjuk pada orang tersebut, maka ini menunjukkan minat dan perhatian tulus kepada lawan bicara. Sebaliknya, jika kaki yang disilangkan ke atas mengarah ke bagian lain atau bahkan ke pintu keluar, artinya pikiran Anda berada di tempat lain.

IMG_1513.JPG

Sumber: kompas.com

Sertifikat Hak Milik Asli Aspal Dobel

Sertifikat Hak Milik atas tanah dan/atau bangunan (selanjutnya disebut SHM), adalah tanda bukti hak atas tanah, yang dikeluarkan oleh Pemerintah dalam rangka penyelenggaraan pendaftaran tanah menurut ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 1961 tentang Pendaftaran Tanah.
SHM membuktikan, bahwa seseorang atau suatu badan hukum mempunyai suatu hak atas bidang tanah tertentu. Bagaimana seseorang atau badan hukum dapat membuktikan, bahwa ia mempunyai suatu bidang tanah tertentu? Seseorang yang akan membeli tanah, atau seseorang kreditur yang akan menerima penunjukkan tanah sebagai jaminan piutangnya, tentu minta bukti-bukti tersebut.
Kenyataan, bahwa seseorang atau suatu badan hukum sudah lama menguasai secara fisik dan menggunakan tanah yang bersangkutan, belum membuktikan, bahwa ia mempunyai hak atas tanah dimaksud.
Adanya surat-surat jual beli belum tentu membuktikan bahwa yang membeli benar-benar mempunyai hak atas tanah yang dibelinya itu, apabila tidak dapat membuktikan, bahwa yang menjual memang berhak atas tanah yang dijualnya.
Permasalahan di bidang Pertanahan semakin terus meningkat sejalan dengan meningkatnya keperluan tanah untuk pembangunan baik untuk keperluan Pemerintah maupun Swasta disamping meningkatnya keperluan pertambahan penduduk terutama didaerah perkotaan.
Pada akhir-akhir ini masalah pertanahan mencuat di permukaan dan banyak diungkap di surat kabar atau majalah. Pada umumnya kasus-kasus yang muncul bukannya kasus baru tetapi kasus yang telah terjadi di tahun yang lalu sekarang dimunculkan kembali.
Sertifikat ganda menimbulkan ketidakpastian hukum, sebab apabila sertifikat itu digunakan untuk kepentingan tertentu, dapat menimbulkan ketidak-jelasan hak dan kewajiban bagi pemegangnya dan berpotensi merugikan berbagai pihak, serta berpotensi memunculkan sengketa hukum di antara para pihak yang terkait. Motip dan latar belakang dari pada munculnya kasus-kasus pertanahan sangat berfariasi.
Penyebab munculnya kasus-kasus pertanahan adalah :
Kurang tertibnya administrasi pertanahan dimasa lampau;
Harga tanah yang meningkat dengan cepat, terutama di kota-kota, disebabkan semakin banyaknya permintaan akan tanah, baik karena pertambahan penduduk yang cepat maupun sepatnya laju pembangunan;
Iklim keterbukaan sebagai salah satu kebijaksanaan yang digariskan pemerintah;
Adanya pihak-pihak yang menggunakan kesempatan untuk mencari keuntungan meteril yang tidak wajar atau menggunakannya untuk kepentingan politik.
Khusus adanya penyebab terakhir perlu kita waspada dan bijaksana dalam menanganinya, karena mereka tidak segan-segan untuk menggunakan segala macam cara untuk mencapai maksudnya.
Masalah pertanahan yang berkaitan dengan pelaksanaan pendaftaraan tanah (tanda bukti bekas adat, sertifikat cacat hukum, sertifikat aspal, sertifikat palsu, sertifikat ganda.
Sertifikat Palsu, Aspal, Dobel
Isu mengenai sertifikat palsu, sertifikat aspal maupun sertifikat dobel banyak dijumpai dikalangan masyarakat, bahkan dimuat dibeberapa media cetak. Untuk dapat memperoleh gambaran umum mengenai apa yang diartikan dengan istilah tersebut, kemungkinan terjadinya hal-hal yang melatarbelakangi kejadian tersebut dan langkah-langkah atau upaya-upaya pencegahannya, berikut ini akan diuraikan secara singkat.

a. Sertifikat Palsu
Sertifikat hak atas tanah adalah tanda bukti atau alat pembuktian mengenai pemilikan tanah yang kuat, sehingga merupakan surat/barang yang bernilai. Contoh lain surat atau barang-barang bernilai adalah uang, ijasah, paspor dan sebagainya
Sebagaimana halnya surat atau surat bukti maupun barang mempunyai nilai yang cukup tinggi dipandang dari aspek ekonomis, aspek hukum maupun aspek lainnya, ada kecenderungan di masyarakat, antara lain untuk melakukan pemalsuan surat atau barang tersebut.
Sertifikat termasuk surat bukti yang beredar dalam kehidupan masyarakat, dan untuk memonitor setiap lembar sertifikat yang beredar tidaklah mudah, sehingga masih saja terdengar adanya sertifikat palsu dan sebagainya, walaupun telah ada usaha-usaha pencegahannya.
Hal-hal yang melatar belakangi pemalsuan sertifikat diantaranya adalah untuk tujuan memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya secara spekulatif, seperti misalnya untuk memperoleh panjar dalam transaksi tanah, untuk jaminan perbankan, dan lain sebagainya.

b. Sertifikat Aspal (asli tapi palsu)
Dari beberapa kasus mengenai sertifikat hak atas tanah terungkap bahwasanya terdapat penerbitan sertifikat oleh Kantor Pertanahan Kabupaten/Kotamadya yang ternyata surat-surat bukti sebagai alas/dasar penerbitan sertifikat tidak benar atau dipalsukan. Seperti dimaklumi penerbitan suatu sertifikat merupakan suatu proses memerlukan peran serta dari beberapa instansi lain yang terkait dalam menerbitkan surat-surat keterangan yang diperlukan sebagai alas hak, misalnya surat keterangan Kepala Desa, Keterangan warisan, segel jual beli dan sebagainya.
Surat-surat keterangan tersebut tidak luput pula dari pemalsuan, kadaluwarsa, bahkan ada kalanya tidak benar atau fiktif. Kasus yang digambarkan diatas merupakan suatu peristiwa penerbitan Sertifikat Aspal (asli atau palsu). Sertifikat semacam ini tentunya harus dibatalkan dan dinyatakan tidak berlaku dan ditarik dari peredaran.
Pembatalan tersebut dilakukan setelah dibuktikan melalui proses Pengadilan Negeri bahwa surat keterangan yang merupakan dokumen yang mendasari penerbitan sertifikat tersebut adalah palsu.
Termasuk kategori sertifikat aspal, apabila sertifikat ternyata didasari atas bukti-bukti surat keterangan atau dokumen yang kurang/tidak lengkap, atau sering dipakai istilah Sertifikat “cacat hukum”.
Guna mencegah terjadinya sertifikat aspal atau cacat hukum seperti contoh yang diuraikan diatas, kepada para pejabat dan petugas Badan Pertanahan Nasional di Kabupaten/Kotamadya telah diinstruksikan agar meningkatkan kecermatan dan ketelitian mereka dalam memproses penerbitan sertifikat.

c. Sertifikat Dobel
Terdapat pula kasus dimana sebidang tanah oleh Kantor Pertanahan diterbitkan lebih dari satu sertifikat, sehingga mengakibatkan ada pemilikan bidang tanah hak saling bertindihan, seluruhnya atau sebagian.
Hal ini terjadi antara lain sebagai akibat kesalahan penunjukkan batas tanah oleh pemohon/pemilik sendiri sewaktu petugas Kantor Pertanahan melakukan pengukuran atas permohonan yang bersangkutan, disamping kesalahan dari Kantor Pertanahan yang tidak secara cermat membukukan dan memasukkan dalam Peta Dasar.
Batas yang ditunjukkan oleh pemohon/pemilik, secara sengaja atau tidak sengaja adalah keliru. Sehingga Surat Ukur/Gambar Situasinya menggambarkan keadaan batas-batas yang bukan sebenarnya, seluruhnya atau sebagian, karena sebelumnya lokasi yang sama telah diterbitkan sertipikat.
Akibatnya terdapat lebih dari satu sertipikat yang diterbitkan. Kasus seperti ini kami kategorikan penerbitan sertifikat dobel.
Hal ini tidak akan terjadi, apabila penerbitan sertifikat terdahulu didasari pemetaan yang cermat dan dipetakan dalam Peta Dasar. Kejadian yang mengakibatkan terbitnya sertifikat dobel dapat bervariasi, seperti sertifikat dobel kebanyakan terjadi di daerah perkotaan, di mana untuk lokasi tersebut belum ada peta-peta pendaftaraan tanahnya.
Upaya pencegahan yang secara terus menerus dilakukan adalah melengkapai Peta Pendaftaraan Tanah di wilayah yang belum tersedia peta tersebut. Dengan tersedia Peta Pendaftaraan Tanah secara lengkap diharapkan sertifikat dobel dapat dicegah penerbitannya.
Tidak termasuk kategori sertifikat dobel adalah sertifikat pengganti, menggantikan yang hilang dan Hak Pakai di atas tanah Hak Pengelolaan tidak termasuk kategori sertifikat dobel.

Penyelesaian
Dalam keadaan seperti ini penguasaan peraturan pertanahan oleh masyarakat terutama para petugas Negara sangat diperlukan agar permasalahan-permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya, dengan memahami tata cara pendaftaran tanah, melakasanakan catur tertib pertanahan, dan menyelesaikan apabila terjadi sengketa di pengadilan.

1. Pendaftaran Tanah
Pendaftaran atau permohonan tanah yang belum diketahui oleh masyarakat pada umumnya, salah satu contoh untuk melakukan permohonan pendaftaran tanah pertama kali, sebelum diproses atau diukur, diadakan pengecekan di peta pendaftaran tanah untuk mengetahui apakah atas sebidang tanah tersebut sudah terdaftar (bersertifikat) atau belum di BPN (Badan Pertanahan Negara).
Bila peta tidak tersedia ditambah lalai pengecekannya, terpaksa mengandalkan ingatan petugas lapangan yang sudah barang tentu, bukan metode yang praktis dan akurat. Jadi cukup banyak yang lolos akibat tidak adanya peta maupun pengecekan.
Langkah pertama yang dilakukan untuk pencegahan terjadinya sertifikat ganda yaitu kita harus mengetahui proses pendaftaran tanah atau permohonan tanah agar semua pihak tidak dirugikan.
Mengenai Pendaftaran Tanah terdapat pada Pasal 19 UUPA yang terdiri dari 4 ayat yaitu :

Ayat 1
Untuk menjamin kepastian hukum oleh pemerintah diadakan pendftaran tanah di seluruh wilayah republik Indonesia menurut ketentuan-ketentuan yang diatus dengan Peratutan Pemerintah.

Ayat 2
Pendaftaran tersebut dalam ayat 1 pasal ini meliputi:
a. Pengukuran, perpetaan dan pembukuan tanah;
b. Pendaftaran hak atas tanah dan peralihan hak-hak tersebut;
c. Pemberian surat-surat tanda bukti hak, yang berlaku sebagai alat pembuktian yang kuat.

Ayat 3
Pendaftaran tanah diselengarakan dengan mengingat keadaan Negara dan Masyarakat, keperluan lalu lintas sosial, ekonomis serta kemungkinan penyelenggaraannya, mednurut pertimbangan Menteri Agraria.

Ayat 4
Dalam Peraturan Pemerintah diatur biaya-biaya yang bersangkutan dengan pendaftaran termasuk dalam ayat 1 diata, dengan ketentuan bahwa rakyat yang tidak mampu dibebaskan dari pembayaran biaya-biaya tersebut.

Selain UUPA terdapat pula pada Peraturan Pemerintah No. 10 Tahun 1961 Tentang Pendaftran Tanah yang terdiri dari delapan bab berisi 46 Pasal yang ditetapkan pada tanggal 23 Maret 1961 oleh Sukarno.

Catur Tertib Pertanahan
Catur Tertib Pertananahan merupakan kebijkaan pertanahan pada hakekatnya merupakan penjabaran dari ketentuan Pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar 1945, yang dirumuskan lebih lanjut di dalam Undang-Undang Pokok Agraria.

Catur tertib Pertanahan meliputi :

a). Tertib Hukum Pertanahan
Sampai sekarang ini tertib hukum pertanahan belum dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya. Masih banyak terjadi penguasaan tanah tanpa melalui prosedur yang sudah ditentukan atau secara dibawah tangan, pembelian tanah dengan kuasa mutlak, penguasaan tanah tanpa alas hak yang sah dan lain sebagainya. Kesemuanya itu masih menunjukkan terjadinya penguasaan tanah dan peralihan hak tanah yang tidak sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehinggga membawa akibat-akibat negatif yang dapat menimbulkan kerugian pihak lain dan menjadi sumber sengketa.
Keadaan sedemikian ditambah pula kenyataan bahwa sebagian besar hak atas tanah bellum terdaftar. Sehubungan dengan kondisi semacam itu, perlu diambil langkah-langkah penerbitan, untuk menciptakan tertib hukum pertanahan agar supaya dapat diperoleh kepastian hukum, baik oleh perangkat pemerintah maupun oleh unsur swata.

b). Tertib Administrasi Pertanahan
Merupakan kenyataan masih banyaknya penguasaan tanah yang belum dilandasi alat bukti yang benar, dissamping administrasi pada Kantor Pertanahan ada yang belum tertib, yang ditandai dengan terjadinya sertifikat hak tanah ganda, tumpang, tindih, sertipikat “aspal’, buku tanah hilang, buku tanah dipalsukan, dan pelayanan yang oleh masyarakat dianggap lamban.
Khusus pelayanan hak dan sertifikat tanah perlu ditingkatkan tetapi tetap harus memperhatikan kepastian hukumnya. Pelayan yang cepat tetapi tidak dilandasi penelitian yang cermat terhadap riwayat tanah dapat menimbulkan permasalahan dikemudian hari. Untuk itu sudah dimulai dilakukan upaya perbaikan-perbaikan dan penyederhanan prosedur, bahkan pelimpahan kewenangan kepada pejabat didaerah sudah dilaksanakan, misalnya tentang perijinan dan Pemberian Hak Untuk Perusahaan, Tata Cara Pensertifikatan Tanah Bagi Program/Proyek Departemen Pertanian, yaitu meliputi pronyek-pronyek pencetakan sawah, PIR-Perkebunan, budidaya tambak dan lain sebagainya, dan tentang pelimpahan wewenang kepada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Propinsi, pelayanan yang cepat, sederhana, murah, dengan tetap menjamin kepastian hukum merupakan usaha bersama, baik dari perangkat yang melayani maupun pihak-pihak yang mengurus hak atau sertipikat dengan melengkapi data-data pertanahan yang diperlukan.

c). Tertib Penggunaan Tanah
Banyak penggunaan tanah yang belum diusahakan atau dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya, dan sebaliknya banyak terjadi penggunaan tanah tidak sesuai dengan perencanaan tata ruang. Untuk itu perlu ditumbuhkan pengertian mengenai arti pentingnya penggunaan tanah secara terencana, agar diperoleh manfaat yang optimal, seimbang dan lestari, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang tentang Penataan Ruang. Dalam Pengertian tertib penggunaan tanah, misalnya menghindari penggunaan tanah subur, tanah beririgasi teknis untuk pemukiman.

d). Tertib Pemeliharaan Tanah dan Lingkungan Hidup
Tertib Pemeliharaan tanah dan lingkungan hidup dimaksudkan sebagai upaya mencegah kerusakan tanah dan memelihara kesuburan tanah serta menjaga kelestarian sumber daya alam yang terkandung diatas atau didalamnya.
Dalam hubungan ini faktor pertumbuhan penduduk dan penyebarannya tidak merata, seringkali menyebabkan terjadi pemusatan penduduk atau berlangsungnya urbanisasi yang melampaui batas kemampuan daya tampung suatu wilayah dan mendorong terjadinya penggunaan tanah tanpa memperhatikan kondisi tanah dan kelestarian lingkungan.
Pasal 15 UUPA menegaskan, bahwa memelihara tanah termasuk menambah kesuburannya serta mencegah kerusakan adalah kewajiban tiap-tiap orang, badan hukum atau instansi yang mempunyai hubungan hukum dengan tanah itu, dengan memperhatikan pihak ekonomi yang lemah. Ketentuan pelaksanaanya dicantumkan sebagai persyaratan dalamsetiap pemberian persetujuan ijin lokasi.
Untuk keperluan pangadaan tanah yang luas dalam rangka pembangunan perumahan (real estate), telah diatur pula dalam Peraturan Menteri Negara Agraria/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nomor 22 Tahun 1994, dimana dalam pemberian ijin lokasi oleh kepala Kantor Pertanahan, selain diisyaratkan adanya kewajiban untuk menaati Pola Dasar Rencana Pembangunan dan/atau Rencana Induk Kota, harus menghidari penggunaan tanah pertanian yang subur khususnya sawah beririgasi teknis, memenfaatkan tanah yang kurang subur dan kurang produktif serta mengusahakan agar tidak terjadi pencemaran lingkungan. Demikian upaya-upaya dalam mewujudkan Catur Tertib di bidang pertanahan.

Penyelesaian Sengketa
Penyelesaian sengketa perjanjian jual-beli tanah bersertifikat ganda, dapat dilakukan melalui pengadilan dan di luar pengadilan (negosiasi, mediasi, paksaan, penghindaran, membiarkan saja, dan penyelesaian khusus).
Penyelesaian melalui pengadilan ada beberapa kemungkinan, hal tersebut bergantung kepada kesalahan atau cacat pada sertifikat ganda tersebut dan kemauan para pihak.
Apabila penyelesaiannya melalui pengadilan, maka bisa melalui peradilan umum (Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, dan Makhamah Agung), Pengadilan Tata Usaha Negara dan Pengadilan Agama. Semua jalur penyelesaian sengketa tersebut, akan bermuara pada pembatalan sertifikat tanah.

Penutup
Dari uraian diatas dapat disimpulkan, memang benar bahwa dalam praktek pelaksanaan UUPA masih terdapat hal-hal yang perlu mendapat perhatian kita bersama, antara lain belum lengkapnya peraturan perundangan yang diamanatkan oleh UUPA maupun peraturan pelaksanaan yang masih perlu diterbitkan, disamping adanya peraturan pelaksanaan yang sudah tidak ssesuai lagi dengan kebutuhan pembangunan. Namun hal itu tidak menghambat pelaksanaan tugas dibidang pertanahan, termasuk pelaksanaan tugas penegakan hukum di bidang pertanahan.
Permasalahan yang dihadapi antara lain berhubungan dengan meningkatnya jumlah penduduk yang tinggi dan penyebarannya yang tidak merata dan kenaikkan harga tanah, yang telah menimbulkan adanya penguasaan dan penggunaan tanah yang tidak teratur dan tidak efesien oleh masyarakat dan serta menimbulkan pertentangan dan benturan-benturan kepentingan.

DAFTAR PUSTAKA
UUPA Undang-Undang Pokok Agraria Tahun 1961
Hukum Agraria Indonesia, Prof. Boedi Harsono, S.H., Djambatan
Masalah Pertanahan, Mahkamah Agung RI, 1998
Majalah Renvoi, Mei 2007

Steel Tanker For Sale by Owner

MT SP Tampak Depan Samping MT SP Tampak Belakang Samping MT SP Tampak Samping

NAME OF VESSEL                 :   MT SP

OWNER                                   :   PT. FPSL

CALL SIGN                               :   Y H B T

TYPE                                    :   STEEL TANKER

FLAGS                                   :   INDONESIA

IMO NUMBER                         :   7649154

PORT OF REGISTRY             :   P. SAMBU BATAM

YEAR OF BUILT                     :    1984 (Rebuilding)

WHERE BUILT                        :   SINKOON SENG SHIPYARD PTE. LTD

CLASS                                   :   BKI

VESSEL’S BOTTOM                :   SINGLE

 

DIMENSIONS  

L O A     :   63 . 40 M

L B P     :   59 . 50 M

BREADTH   :   11 . 00 M

DEPTH     :     5 . 03 M

DRAFT     :     4 . 09 M

 

TONNAGE

D W T             :   1554 T

G R T               :     890 T

N R T               :     586 T

NUMBER OF TANK      :   5 X 2

 

ENGINE

MAIN ENGINE          :   NIIGATA 955 KW 6MG 25 ESBX

HORSE POWER          :   1300 HP

AUX ENGINE           :   YANMAR 2 x 32 KW

SPEED                :   10 – 11 KNOTS

CARGO PUMP           :   2 (Two) Unit Cap. 2 x 150 M3

NO. OF CARGO TANK    :   5 TANKS

CARGO TANK CAPACITY  :

 

   TANK NO              P                     S                          

1          232.786 M3   232.717 M3        =         465.503 M3

2          161.487 M3   160.693 M3        =         322.180 M3

3          282.559 M3   281.168 M3        =          563.727 M3

4          161.614 M3   160.824 M3        =         322.438 M3

5          248.408 M3   247.944 M3        =         498.402 M3

 

TOTAL      =       2.170.250 M3

Price Offer : IDR 6.000.000.000,- (Negotiable)

Further Detail Information:

WeChat/Line/KakaoTalk/Whatsapp  : +62 817 131025 (Arief)

BBM  : 7F8459A4

« Older entries