Konsumsi Kafein Saat Hamil Picu Keguguran dan Bayi Lahir Prematur?

Selasa, 13/08/2013 14:04 WIB
Konsumsi Kafein Saat Hamil Picu Keguguran dan Bayi Lahir Prematur?

Tania Natalin – detikFood
 
Sedang hamil dan masih suka minum kopi? Sebaiknya mulailah memperhatikan asupan minuman berkafein. Pasalnya konsumsi kafein selama kehamilan bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan bagi janin.

Konsumsi kafein terutama di atas batas normal bisa memicu berbagai akibat serius. Mulai dari keguguran hingga janin tak tumbuh sempurna. Beberapa akibat kesehatan pada ibu hamil dan janin telah diungkap oleh beberapa riset seperti ditulis situs energyfiend ini.
 
1. Keguguran
Ada beberapa studi yang menemukan jika wanita hamil yang mengonsumsi kafein dalam jumlah yang lebih dari jumlah wajar mempunyai risiko keguguran lebih tinggi. Terbukti pada taun 2002, penelitian menemukan wanita yang meminum 8 gelas atau lebih kopi (lebih dari 800 mg) punya risiko yang besar yang berakibat matinya janin dalam kandungan (stillbirth).

2. Menghambat pertumbuhan
Belum ada bukti pasti tentang konsumsi kafein yang menghambat pertumbuhan anak-anak, tetapi ada beberapa bukti kafein manghambat pertumbuhan janin. Pada 2013 penelitian menunjukkan ibu hamil yang mengonsumsi kafein dapat menaikkan risiko bayi lahir dengan berat tidak normal.

3. Hiperaktif
Beberapa dokter percaya bahwa kafein yang dikonsumsi saat hamil dapat mengakibatkan Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau biasa disingkat ADHD. Kondisi ini membuat anak menjadi hiperaktif, pendek konsentrasi, dan impulsif. Anak yang menerima kafein saat masih dalam rahim akan menerima risiko yang lebih besar ADHD daripada yang tidak.

4. Prematur
Selain dampak di atas, beberapa orang juga percaya bahwa kafein membuat ibu hamil cenderung untuk melahirkan secara prematur. Tetapi, pada tahun 2012 sebuah penelitian di Norwegia menemukan bahwa tidak ada hubungan diantara konsumsi kafein dan bayi lahir prematur.

5. Porsi Wajar

The American College of Obstetricians and Gynecologists mengemukakan bahwa mengonsumsi kurang dari 200 mg kafein per hari kemungkinan tidak akan berdampak buruk pada pertumbuhan janin. WHO merekomendasikan ibu hamil agar mengonsumsi tidak lebih dari 300 mg kafein per hari.

http://food.detik.com/read/2013/08/13/140418/2328495/900/6/konsumsi-kafein-saat-hamil-picu-keguguran-dan-bayi-lahir-prematurd991101284#bigpic

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: