8 Cara Mudah Genjot Modal Usaha

Metta Pranata – detikfinance
Jumat, 25/05/2012 07:33 WIB

1. Modal Keringat

Ini merupakan modal yang paling awal. Jangan salah, dengan modal keringat alias niat saja sebuah perusahaan bisa berjalan. Tanpa harus mengeluarkan uang, anda bisa merancang kode untuk aplikasi android atau buka bengkel di garasi rumah.

Mereka yang berhasil: Facebook diluncurkan dari sebuah kamar asrama Harvard oleh Mark Zuckerberg, Dustin Moskovitz, Chris Hughes, dan Eduardo Saverin.

Keuntungan: dengan menginvestasikan sumber daya alias keahlian diri sendiri Anda bisa lebih kreatif dan bisa menentukan arah perusahaan.

Hati-hati: jika Anda mitra, jangan ambil risiko. Bikin perjanjian tertulis mengenai kontribusi anda yang hanya mengandalkan skill. Jangan sampai anda ‘ditendang’ di kemudian hari karena tidak ikut menyetor modal secara tunai.

2. Tabungan dan kartu kredit

Modal awal perusahaan yang berasal dari simpanan si pendiri sangat lazim ditemui. Seorang pengusaha pasti rela mengeluarkan tabungannya untuk pertumbuhan perusahaan. Jika, masih tidak cukup, Anda bisa menggunakan kartu kredit pribadi.

Mereka yang berhasil: penjaga toko kelontong Kevin Smith menjual koleksi komiknya yang berharga dan memaksimalkan pinjaman di kartu kreditnya untuk membesut film “Clerks” di tahun 1994. Dia berhasil mengumpulkan modal US$ 27.000 termasuk beberapa pinjaman dari keluarga dan kerabat. Filmya sendiri meraih pendapatan lebih dari US$ 3 juta.

Keuntungan: Anda punya kendali penuh atas perusahaan. Selain itu, Anda akan lebih serius menjalankan perusahaan karena ada risiko kehilangan uang yang sudah susah payah dikumpulkan.

Hati-hati: Jika Anda tidak terbiasa menyusun anggaran, belajar dari sekarang. Manajemen uang yang buruk bisa menghilangkan modal Anda dengan cepat tanpa mendapat apa-apa.

3. Keluarga dan kerabat

Ketika pengusaha muda dinilai punya potensi, keluarga dan kerabat biasanya ingin membantu dalam menambah modal. Orangtua biasanya akan memberikan modal secara cuma-cuma, sementara teman dan kerabat lainnya ingin punya sedikit saham di perusahaan Anda.

Mereka yang berhasil: penulis naskah muda, Edward Burns, menulis sebagian besar naskah film perdananya “The Brothers McMullen” di rumah ibunya. Teman-temannya menjadi pemeran dalam film tersebut. Film itu mendapatkan penghargaan Grand Jury Prize di festival film Sundance, kemudian dijual ke Searchlight Pictures, anak usaha 20th Century Fox. Filmnya pun menjadi film terlaris di tahun 1995.

Keuntungan: Keluarga dan kerabat biasanya menolong dengan tulus tanpa mengharapkan imbalan, ya mungkin sedikit imbalan boleh-boleh saja.

Hati-hati: Alangkah baiknya jika Anda membuat perjanjian tertulis. Meski keluarga biasanya memberikan pinjaman tanpa bunga, secara tidak langsung mereka jadi pemegang saham di perusahaan Anda. Mereka berhak mendapat imbalan.

4. Pinjaman bank

Pinjaman bank sangat berguna bagi mereka yang ingin memulai usaha tapi tak punya banyak modal ataupun sumber modal lain. Jika perusahaan mulai mencetak laba, biasanya bank akan makin mesra mendekati Anda.

Mereka yang berhasil: Insinyur pensiunan Oscar Wong memproduksi bir sebanyak 6.500 barel setahun, melalui usaha miliknya Highland Brewing Company di Asheville, N.C. Ia dapat pinjaman US$ 1,9 juta dari Avista Business Development Corporation dan Banking Branch & Trust Co. Kini produksi birnya berhasil digenjot sampai 30.000 barel per tahun.

Keuntungan: Anda tidak perlu mengeluarkan uang sendiri dan bank tidak akan menjadi pemegang saham di perusahaan Anda.

Hati-hati: Bank melihat bisnis yang baru berdiri punya risiko tinggi. Untuk bisa dapat kepercayaan bank, siapkan rencana bisnis yang solid juga aset-aset yang bisa jadi jaminan jika ternyata nanti bisnis Anda tidak berjalan dengan baik.

5. Pinjaman alternatif

Web commerce dan media sosial memberikan perusahaan-perusahaan kecil alternatif di luar pinjaman bank. Web-web ini menemukan basis pelanggan potensial yang besar dari mereka yang pengajuan kreditnya sering ditolak oleh bank.

Mereka yang berhasil: Perusahan Seth Perlman, Gaines Motor Coaches di Las Vegas meminjam US$ 35.000 dari On Deck musim gugur tahun lalu. Uang itu digunakan untuk memperbarui bus-bus besarnya dan disewakan sebagai transportasi kru tur konser band-band rock. Bus hijau yang dinamai Emerald itu sekarang sudah di-booking untuk lebih dari 320 hari setahun.

Keuntungan: Proses aplikasi bisa lebih sederhana dan cepat daripada aplikasi ke bank.

Hati-hati: Meski beberapa pemberi pinjaman mengatakan bunganya kompetitif, tingkat suku bunga bisa melampaui 30% tergantung dari kondisi peminjam.

6. Investor ‘Malaikat’

Orang-orang kaya yang disebut investor ‘malaikat’ senang bertaruh di tahap awal perusahaan tertutup yang sekiranya mampu bertumbuh pesat tapi masih terlalu kecil untuk minta dana jutaan dolar dari perusahaan investasi. Pembelian saham sebagai investasi dengan dana pribadi ini disebut private placement.

Mereka yang berhasil: Pada tahun 1998 salah satu pendiri Sun Microsystems, Andy Bechtolsheim memberi Larry Page dan Sergey Brin selembar cek bernominal US$ 100.000 untuk membantu berdirinya Google Inc.

Keuntungan: Investor ‘malaikat’ kebanyakan pengusaha berpengalaman dan bisa jadi penasehat berharga bagi perusahaan-perusahaan muda.

Hati-hati: Melepas saham ke investor baru berarti mengurangi kebebasan pengusaha dalam membuat keputusan bisnis secara sepihak. Struktur kepemilikan baru juga akan membatasi penilaian dan pilihan untuk pendanaan tahap berikutnya. Saham yang dimiliki pribadi biasanya sulit dijual lagi.

7. Merger dan akuisisi

Perusahaan kecil bisa mencapai tahap pertumbuhan berikutnya jika bergabung dengan perusahaan besar yang mau beli. Perusahaan raksasa kerap berminat mengakuisisi perusahaan kreatif yang punya produk atau jasa baru menjanjikan.

Mereka yang berhasil: Instagram yang dibeli Facebook seharga hampir US$ 1 miliar.

Keuntungan: Anda, mitra dan investor mendapat bayaran tunai atas keberanian menelurkan ide brilian dan mewujudkan jadi nyata. Pendapatan ini bisa digunakan untuk membangun bisnis baru atau beristirahat.

Hati-hati: Jika Anda memutuskan keluar setelah perusahaan diakuisisi, orang lain yang akan menikmati potensi dan hasil dari bisnis yang Anda bina dari nol.

8. Initial Public Offering (IPO)

Perusahaan tertutup bisa mengumpulkan sejumlah dana segar untuk ekspansi dengan menawarkan sahamnya ke publik lewat IPO. Pendiri dan investor dini punya nilai kekayaan yang ditentukan harga perdagangan saham harian.

Mereka yang berhasil: Pada tahun 2007, Mark Pincus mendirikan Zynga, produsen game-game media sosial seperti FarmVille dan Cityville. Desember 2011, Zynga mengumumkan IPO 100 juta saham umumnya di harga US$ 10 per sahamnya.

Keuntungan: Anda dan pemegang saham bisa meraup profit jika harga saham melejit. Pendiri dan investor dini seperti perusahaan investasi juga punya kesempatan melepas sahamnya ke bursa.

Hati-hati: Harga saham bisa saja anjlok di bawah harga IPO, tergantung pada performa perusahaan dan kondisi ekonomi. Terdaftar sebagai perusahaan terbuka juga berarti mengharuskan Anda mengumumkan laporan keuangan ke publik. Selain itu, banyak syarat serta ketentuan lainnya yang harus dipenuhi.

http://finance.detik.com/read/2012/05/25/073315/1924328/4/9/991104topnews

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: